SENTANI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura menggelar Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) Tahun 2018, di Aula Lantai II Kantor Dinas Kesehatan, Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/3/18) siang. Rakerkes tersebut dilaksanakan untuk mengevaluasi dan melakukan penguatan profesionalitas dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

“Raker ini merupakan manajemen yang normal setiap tahun yang harus kita laksanakan untuk kita mengevaluasi hasil kinerja organisasi tahun sebelumnya, menetapkan program-program dan kegiatan yang akan kita kerjakan di tahun 2018 ini serta menyusun rencana strategis tahun berikutnya untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Jayapura periode 2017-2022,” kata Kepala Dinkes, Khairul Lie, S.KM, M.Kes, kepada wartawan usai pembukaan Raker.

Dijelaskan, untuk mencapai target dan program harus dilakukan perencanaan sistematis dan terarah. Kemudian seluruh pemangku kepentingan terutama di sektor kesehatan ini harus bersama-sama menyusun berdasarkan hasil evaluasi tersebut yang menjadi permasalahan selama ini, tetapi juga melihat permasalahan di skala nasional.

“Jadi, di skala nasional itu apa yang sedang dibicarakan, begitupun juga di provinsi apa yang sedang dibicarakan. Makanya kita minta ada materi dari provinsi yang secara nasional diturunkan kepada daerah, sehingga kebijakan daerah itu sesuai dengan kebijakan nasional maupun kebijakan provinsi,”ujarnya.

“Kita berharap program-program kesehatan ke depan yang telah menjadi komitmen global atau komitmen seluruh dunia diturunkan menjadi komitmen nasional itu juga dapat membumi atau menjadi komitmen bersama di Kabupaten Jayapura,” harap Khairul Lie.

Disebutkan, contoh yang sekarang menjadi komitmen global, yakni seluruh dunia bicara tentang TB (Tuberclosis). Akan tetapi, di Kabupaten Jayapura tidak bergerak untuk menangani TB, inikan suatu persoalan yang terjadi ketika manajemen ini tidak diatur dengan baik.

“Nah, fungsi dari Raker ini kita akan mengendalikan seluruh program-program kita dalam penyusunan Plan of Action Puskesmas, bagaimana kegiatan-kegiatan Puskesmas itu diarahkan sesuai dengan skala-skala prioritas,” tegasnya.

Raker tersebut dilaksanakan selama sehari itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro dan juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Papua Drg. Aloysius Giyai, M.Kes, Direktur RSUD Youwari Dr. Petronella Marcia Risamasu, dr, M.Ked,Trop, Kepala DP3A Kabupaten Jayapura Dra. Maria Bano dan Kepala-kepala Puskesmas se-Kabupaten Jayapura. Peserta raker tersebut berasal dari jajaran Dinkes Kabupaten Jayapura.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan, pembangunan kesehatan secara nasional adalah program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat, melalui upaya kesehatan dan juga pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial serta pemerataan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

Menurutnya, pemerataan pelayanan kesehatan dengan sasaran pokok itu dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi terhadap ibu dan anak, meningkatkan pengendalian penyakit, meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal atau terisolir.

“Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan jaminan kesehatan, terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan juga vaksin serta meningkatkan responsive fisik kesehatan,” tuturnya.

Wabup Giri juga berharap, petugas kesehatan bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. “Karena masih banyak masalah-masalah kesehatan di Kabupaten Jayapura yang perlu perhatian khusus untuk segera dibenahi,” harapnya. (diambil dari harian Pacific Pos tanggal 15 Maret 2018)

Follow and Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *