SENTANI- Setidaknya 14 Kampung yang dideklarasikan sebagai kampung yang telah telah bebas dari Buang Air Besar Sembarangan di Kabupaten Jayapura pada tahun 2018. 14 Kampung ini melengkapi 39 Kampung yang terlebih dahulu mendeklarasikan hal yang sama sehingga total Kabupaten Jayapura telah memiliki 53 kampung Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Kampung ODF dari 144 Kampung/Kelurahan yang ada di Kabupaten Jayapura.

Deklarasi dilaksanakan pada saat apel pagi di Kantor Bupati yang dipimpin langsung oleh Bupati Jayapura sekaligus menyerahkan penghargaan kepada Kepala Kampung, dan Kepala Puskesmas yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program STBM ini.

Kampung dideklarasikan Stop Buang Air besar di tahun 2018 melalui berbagai proses. Kerjasama penganggaran antara dana Kampung, dana Dinas Kesehatan Kab Jayapura dan BOK Puskesmas memberikan kontribusi yang besar sehingga pelaksanaan pemicuan , pendampingan pasca pemicuan serta verifikasi yang dilakukan tim Dinas Kesehatan dan Tim Puskesmas dapat terlaksana dengan baik.

Masih tingginya kasus penyakit menular yang bersumber dari sanitasi lingkungan yang buruk menjadikan program Kampung Stop Buang Air Besar wajib dilakukan sampai pada akhirnya seluruh kampung di Kabupaten jayapura menjadi kampung ODF. Peran serta masyarakat serta keterlibatan lintas sektor sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan, terutama intervensi melalui Kesehatan Lingkungan, demikian penyampaian Bupati Jayapura.

Deklarasi yang dilakukan oleh Kepala Kampung dihadapan Bupati jayapura mendapat penghargaan yang sangat tinggi sehingga Bupati berpesan agar Kepala Kampung terus mengembangkan diri dan menjaga agar perilaku masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan dapat terjaga dan berharap ini menjadi motivasi bagi kampung-kampung lainnya untuk terus berbenah dan mencontoh kampung yang telah berhasil melakukan program ini melalui sumber daya yang ada di kampung.

Dengan berubahnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat melalui pilar STBM, Kabupaten jayapura dapat mencapai Kabupaten yang sehat, Kabupaten yang Layak Anak dan Kabupaten yang siap menjadi tuan rumah PON XX tahun 2020.

Follow and Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *